Joeker

Welcome to my world

Kamis, 12 Juni 2014

Timbal Balik Yang Nyata

Kalo pengen dihargai itu menghargai, pengen dijaga ya menjaga, pengen dimengerti ya mengerti dan kalo pengen diberi ya harus mau memberi. Semua itu sebuah hubungan timbal balik yang nyata. :) Tenang guys, gue gak mau jadi orang yang Sox Tau tentang semua itu. :)

Sebenernya gue itu cuma mau bahas sedikit nich tentang menghargai dan di hargai. Semua orang emang pengen di hargain, tapi terlebih dahulu kita harus menghargain orang lain dulu, dari situ baru kita bakal di hargain orang lain juga. Tapi terkadang kita sudah menghargai tapi orang itu gak menghargai kita. *Miris*
Kalo boleh curhat sih, penghargaan itu sesuatu hal yang gak biasa gue dapet dari gue kecil. Jadi sekarang pas gue gede seperti ini, gue seakan terbiasa untuk gak dihargain. *HikzHikzHikz...

Dulu waktu UAN sekolah dulu, gue mencoba bantu temen deket gue dengan kasih kunci jawaban yang gue dapet dari sekolah lain, mungkin dia ragu yach sama kunci jawaban yang gue beri, dia lebih memilih nyontek ke temen sekelasnya. And Finally temen deket gue itu Gak Lulus. Gue sedih, gue sedih bukan karena usaha gue bantu dia gak di hargai, gue sedih karena dia salah dapet contekan hingga dia gak lulus... :(

Banyak orang kok yang tidak di hargai cuma karna orang lain melihat dengan segi materi, fisik, dan sebagainya deh. Jadi bagi kalian yang tidak memiliki cukup banyak materi atau fisik bagus seperti gue, janganlah takut tidak di hargai, selalu bersikap baik saja kepada semua orang dan selalu menghargai orang lain tanpa membeda-bedakannya.

Jadi orang itu gak usah gengsi guys untuk menghargai orang lain, karna dari situ kita akan merasakan gimana enaknya di hargai juga. Hidup ini emang selalu ada timbal baliknya. "Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita petik". 

Sebenernya tulisan ini penting gak sich buat di post, mungkin arti dan kegunaannya hanya 2% saja.:)  Semoga kalian semua paham dengan tulisan gue ini, walaupun harus minum obat sakit kepala karena susah mencerna tulisan gue yang susah di pahami, gue saranin kalo minum obat ikuti resep dari dokter. *Dokter Hewan* Hahaha
Hidup gue untuk di kenang bukan di kenal heheheee.. inget? Kalo mau di hargain orang jangan segan untuk menghargain orang lain.  TENKYUUUU..... {^_^}

Salam #JBS @Joeker_Crazy

Selasa, 10 Juni 2014

Menulis

Menulis di blog itu memang mudah bagi sebagian orang, tapi gak buat gue. mungkin bukan bakat gue buat nulis yach, makannya terasa sulit buat gue untuk nulis. :)
Menurut gue, menulis di blog itu bagaikan sebuah Diary. bisa di bilang Diary general yang semua orang bebas baca, sampai pelosok kampung pun bisa baca blog gue, itupun kalo mereka mau sich. :)

Dan Hal itulah yang ngebuat gue sulit untuk menulis, gue selalu berfikir gimana sich caranya biar orang tertarik dengan tulisan bodoh gue ini, biar mereka gak pernah bosan ngebaca cerita gue dan tiap hari pengennya mereka mampir terus ke blog gue. :)

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah" -Pramoedya Ananta Toer.

Gue itu paling ngeri kalo orang tersinggung dengan tulisan gue, kalo masalah suka ato tidaknya sich hal wajar. Kalo mereka suka sich silahkan kalo gak suka yach it's Okay. :)
Terkadang gue itu iri ngelihat blog-blog yang tiap hari banjir pengunjung, yang banyak kotoran komentar dari si pembaca. Apa sich yang ngebuat mereka seperti itu.? di segani para pembaca, dapet banyak e-mail dari pembaca, followers melimpah, jadi idola banyak orang, dll. Pasti rasanya keren banget. Walaupun gue tau, mereka juga memulai semua itu dari nol seperti gue.

Ach,, tapi Just Forget it, lagian tujuan gue nulis itu bukan karena itu, gue nulis buat berbagi bukan buat berkarir, atopun mencari penggemar. :) gue pengen terus menulis karena gue punya kegelisahan yg harus gue jawab dalam tulisan-tulisan gue. ;) Jika gue menulis hanya untuk popularitas maka gue menulis dengan alasan yg salah. :)

Udah dulu guys, gue capek nulis nich dan sudah gak ada ide di dalam otak tolol gue ini. :)

Salam #JBS @Joeker_Crazy

Gue & penyakit

Hello guys, Piye kabare, mudah-mudahan good yach. :) Beberapa hari ini gue sedang di datangi tamu Flu, Demam dan Batuk nich. sungguh mengganggu aktifitas gue sehari-hari. :(

Guys, Kemaren penyakit gue semakin menjadi nech, gue demam berat, Flu dan Susah bernafas. Karena gue ini tipe orang yang High Dedicated of working jadi dalam keadaan apapun gue harus masuk kerja. Hari-hari ini gue masuk shift Malam, sebelum gue masuk kerja gue sempatin ke klinik untuk periksa dokter dan meminta obat. Gue ini kan tipe orang yang gak suka minum obat, gue kaget sewaktu dokter kasih obat, karena obatnya banyak sekali. Dunia terasa tidak adil, udara bagaikan menyekik leher gue. Hehehe.

Yach, mau gimana lagi, demi kebaikan, gue harus minum obat-obat itu tanpa baca dulu aturan pemakainnya. Ternyata di salah satu obat itu mempunyai efek samping yaitu Ngantuk. Setelah gue minum semua obatnya, 1-2jam gue membaik, tapi semakin malam mata gue berat sekali, sampai gue tertidur di depan Komputer Kerja gue, Gue terus berusaha menahan rasa ngantuk efek dari obat itu, karena gue sudah gak tahan lagi, gue putuskan tidur di bawah meja kerja. :) Esok paginya langsung di bawa ke Meeting Pagi dech, karena salah satu crew tidur-tiduran di bawah meja waktu kerja malam. :)

Alhamdulillah, Semakin hari keadaan gue semakin membaik. Jadi gue bisa menjalani aktifitas kerja gue dengan baik tanpa harus tidur di bawah meja lagi. :)

Itulah guys, cerita gue dengan penyakit yang sedang bersemayam di dalam tubuh gue. Jadi buat kalian, gue anjurkan sebelum minum obat selalu baca aturan pemakainnya dan efek samping dari obat itu. Terkadang kita memang pengen cepet sembuh tapi kita harus lihat kondisi kita.

Salam #JBS @Joeker_Crazy

Minggu, 08 Juni 2014

Hubungan Jarak Jauh "LDR"

Gue gak pernah menyangka menjalani hubungan seperti ini, punya pacar yang jaraknya tidak bisa di ukur dengan penggaris atopun meteran, Pokoknya jauh amat dech. :)
Gue sich dulu gak pernah berharap menjalani hubungan jarak jauh, tapi mau gimana lagi, takdir tak selalu berpihak pada keinginan gue jadi gue harus selalu berusaha melakukan yang terbaik buat hidu gue. :) Just Keep going and never quit! The champion is never quit.

Terkadang hubungan LDR ini sangat menyakitkan bagi gue, tetapi hanya kepercayaan lah kunci untuk mempertahankan hubungan gue ini *believe in her, although distance separate us*. Iya sich, gue dulu sempat di putusin cewek gue yang sekarang karena dia ngerasa gak kuat jalani LDR, tapi entah itu alasan dia saja untuk cari yang lebih baik dari gue atopun tidak. Uppsss, gue gak akan cerita masalah itu, karena nyesek banget dech kalo gue ceritain. :'( Intinya Gak ada hubungan yang tak terlepas dari masalah, setiap hubungan pastilah mengalami sedikit pertengkaran. :)

Di sini gue berusaha dan terus berusaha menahan rasa kangen gue ke pacar, bukan hanya duduk diam dan merenung. Gue selalu berfikir gimana caranya agar jarak ini gak memisahkan gue dengan pacar untuk ke dua kalinya.
Teman-teman gue banyak yang bilang kalo LDR itu gak asyik, tapi menurut gue LDR itu lebih dari mengasyikkan dech. Dari LDR gue belajar sabar, bertanggung jawab, mendewasakan diri, menguji kesetiaan/kesriusan. LDR itu hubungan yang sangat romantis, ketemu jarang tapi sekali ketemu pasti kesannya beda sama yang pacaran deket. :p
Selalu "Positive Thinking" adalah sisi penting dalam memperjuangkan hubungan LDR. :) *Fair to yourself, throw away the negative image*. Jadi gue cuman mau tegasin ke kalian kalo Hubungan Jarak Jauh bukanlah masalah, Jarak hanyalah memisahkan pelukan bukan memisahkan rasa.

Yah, itulah guys sedikit tentang hubungan jarak jauh (LDR) yang sedang gue jalani sekarang, semoga baik-baik saja sampai gue bisa menyatu dengan pacar gue yach. Amiinnn. :)

Salam #JBS @Joeker_Crazy

Sabtu, 07 Juni 2014

Takut Masa Depan

Hello guys, Are you fine.? Good, if you are fine. :)
Malam ini di tempat gue, sang malam sedang menangis dan tanah sudah mulai basah. iyaa, di sini hujan, gue mencoba menikmati dinginnya hujan malam ini sambil mengkhayal yang gak masuk akal... Hehehe

Gue termenung di dalam sebuah ruangan, sambil menggerakkan jari jari ini untuk mengetik. malam ini terasa sunnyi, hanya suara hujan yang menemani gue. Tiba-tiba ada pikiran yang membayangi kehidupan gue, pikiran rasa takut akan masa depan. Iyaaa, Gue ini mempunyai Phobia yaitu rasa takut pada masa depan. tapi gue gak berusaha menghentikan rasa takut itu, gue menikmati, seakan akan gue menyaksikan ombak di pinggir laut tanpa bisa menghentikannya. Gue tidak menghakimi pikiran itu, Entah itu pikiran yang baik atau pun yang buruk, entah itu masa depan atau pun masa lalu. Gue hanya bisa mengikuti itu.

Sambil jari-jari ini ngetik, tiba-tiba gue menyadari bahwa sebenarnya kehidupan itu sangat amat lucu. Kita sendiri yang terlampau serius dalam menjalani hidup. Tak ada yang serius dalam hidup ini. Hal yang paling buruk dan paling kita takuti mau tidak mau akan datang dalam hidup kita. Mengapa harus takut ? Mengapa harus serius ? *Enjoy your life guys*

Phobia/Rasa takut akan masa depan yang ada pada gue ini, sudah muncul sejak kecil. Gue itu selalu berfikir, Jadi Apa gue nantinya.? pertanyaan itu sering terngiang di dalam pikiran gue tiap gue menyendiri seperti ini. Seiring berjalannya waktu, gue sangat amat Menyadari kalo semua kehidupan gue itu sudah di atur dengan rapi oleh Sang Pencipta "ALLAH", Gue hanya bisa berdo'a dan meminta yang terbaik buat kehidupan gue di masa depan kelak. Gue berusaha menghentikan rasa takut itu, tapi gue gak bisa menghentikannya. Peristiwa demi peristiwa dalam hidup gue sudah gue lalui dan gue gak akan kembali lagi ke masa lalu itu. I’ve been there once and I will never ever want to go back there anymore. :)
Sekarang gue mulai mengerti, kalo kehidupan itu seperti air yang mengalir, kadang bahagia kadang pula juga sedih.

Secara wajar, gue mulai sekarang akan buat rencana dalam hidup, yang akan selalu gue sampaikan pada ALLAH sang maha Pencipta semua harapan gue untuk masa depan dan ALLAH yang akan tentuin semua rencana gue.
ALLAH inilah rencana kehidupanku dan ku pasrahkan seluruhnya hidupku kepadaMu.. Terserah kepadaMu keputusannya. Aku akan menjalani setiap rencanaku yang telah Engkau setujui.. Amiin.

 Salam #JBS @Joeker_Crazy

Rabu, 04 Juni 2014

Gue Papua

Semenjak gue datang ke Papua, gue sering bertanya "Kenapa orang menilai bukan dari Kebaikannya yang pernah di perbuat dulu tapi dari Kejelekannya melulu dan Kenapa orang menilai dari fisiknya bukan dari hatinya" perbedaan itu hanya akan menjadi PEMISAH bukan PEMERSATU.

Gue gak sempurna, gue gak terlahir dari darah kerajaan dan gue hanya "Pendatang" di tanah saudara setanah air, bermain, belajar di tanah ini. gue ngerasa Tanah ini "RUMAH GUE" tapi gue adalah pendatang berambut lurus dan berkulit cokelat bagi mereka.

Gue belajar, bermain dan berbagi dengan mereka, gue pengen mereka tahu kalo gue bisa menyayangi dan mencintai tanah ini selayaknya mereka. gue pengan mereka tahu kalo gue yang pendatang ini "BANGGA HIDUP DI TANAH INI".  Gue ingin menunjukkan ke Semua orang kalo tanah ini itu gak seperti yang mereka bayangkan di luar sana.  Gue bisa maju, gue bisa dewasa dan gue bisa sampai sekarang ini karena tanah ini meskipun gue masih di anggap pendatang bagi mereka di sini.

Gue seorang pendatang di antara Putra-Putri daerah, tidak ada perasaan ganjal sedikitpun. Gue merasa sama dengan mereka, kita hidup dan berpijak di tanah yang sama.
Hari demi hari gue lalui, tahun demi tahun gue jalani dengan mereka para sahabat dan saudara-saudara gue yang keriting. Kita berbagi dan bercanda tawa bersama.

Gue merasa di kucilkan, bukan karena gue bodoh tapi karena gue bukan Putra daerah melainkan gue adalah pendatang. Karena rambut gue lurus, kulit gue cokelat, gue bukan putra daerah dan fisik gue gak sama dengan mereka. Gue seakan akan hidup di keramain kota tapi tak seorangpun menganggap keberadaan gue di tanah ini.

Meskipun begitu, gue tetep bangga dengan mereka dan cinta tanah mereka. tanah yang sering gue sebut di dalam do'a dengan orang tua gue, tanah yang telah menjadikan gue sampai sekarang ini. Gue pengen mereka tahu, gue "CINTA PAPUA", gue pengen di sebut "ANAK PAPUA" dan gue bangga "HIDUP DI PAPUA".

Kehidupan yang nyaman bersama Putra-Putri daerah ini yang membuat gue gak bisa lepas dari tanah ini, walau rambut gue gak keriting, kulit gue gak hitam tapi inilah gue yang akan selalu bangga berpijak di Tanah Papua. :)

Gue gak minta banyak dari mereka, gue cuman pengen "Akui Gue, Bukan Sebagai Pendatang Tetapi Sebagai Bagian Dari Kalian".

Sebelum gue udahin tulisan gue ini, gue cuma pengen ngasih tau kalo tulisan gue ini terinspirasi dari teman gue "Putra Daerah" dan salah satu blog yang gue temukan di Google. :)

Salam #JBS @Joeker_Crazy



Selasa, 03 Juni 2014

Hitam Kulit Gue

"Hitam kulit keriting rambut aku papua
  Hitam kulit keriting rambut aku papua
  Biar nanti langit terbelah aku papua"

Pada tau gak lirik lagu itu,,, Sepenggal lirik lagunya Edo Kondologit "AkuPapua". Gak tau lagunya berarti gak Gaul tuucchhh,,, Katanya cinta Indonesia, jadi harus tau karyanya orang Papua juga donx, jangan cuman lagunya SMASH saja, yang Cenat Cenut kayak orang kena Stroke. Hahaha
Sepenggal lagu yang di Populerkan Edo itu mungkin banyak kemiripan ke gue. Mungkin gue gak keriting tapi banyak temen-temen gue bilang kalo gue ini Hitam, iyaa,,, Item banget pokoknya dech, sampai-sampai cewek gue pun juga ikut2an bilang gitu. :(
Sebenernya Gue itu sering bingung sama orang-orang yang NGE-BEDA-IN orang kulit putih dan orang kulit hitam. karena itu adalah hal yang suka bikin gue nyesek. Bukan karena gue sudah tinggal di Papua terus gue jadi hitam, BUKAN. Mungkin udah sejak lahirnya gue berkulit Hitam. Andai saja gue itu  berkulit putih, tinggi, gagah mungkin terlihat good looking banget yach. :) *Mimpi itu sangat mengasyikkan kawan*.
 
Seumur hidup gue, gue gak pernah ngerasain punya kulit putih. meskipun kalian bawa lampu stadion buat gue, itu percuma saja, akan tetep terlihat Hitam, karena itu sudah dari lahirnya. tapi biarpun Hitam gue bangga kok. "I am proud with this skin, No matter what they say".

Itu foto gue dengan salah satu orang Asli Papua, kalo kalian gak lihat muka gue, itu wajar saja karena gue sangking hitamnya kan. :(

Menurut penelitian gue, orang hitam itu berbanding lurus dengan kekuatan, Semakin hitam semakin kuat dan semakin kebal dengan penyakit. Coba dech kalian lihat Iklan-Iklan di TV, kebanyakan orang yang kulit putih kan yang jadi perannya. Contohnya iklan pembersih muka/pembasmi jerawat, gak pernah pemerannya orang hitam, mungkin karena Jerawat dan kuman itu takut sama orang hitam yach,,,Hahahaha *Korban Iklan*. :D

Gue pernah sich berusaha buat nge-Putih-in kulit gue, sudah pakai Lotion, Handbody bahkan sampai Shampo sudah pernah gue lakuin, tapi alhasil 0,1% berhasil sedikit dan 99,99% Gatol "Gagal Total", udah dari lahirnya emang susah tuk di rubah. :)

Well, dibalik semua itu dan setelah gue fikir-fikir, untuk apa sih gue susah-susah untuk memutihkan kulit ? padahal kulit hitam itu kan terlihat keren, gagah lagi. :) tak peduli gimana bentuk fisik kita dan warna kulit kita. jangan merasa rendah diri dengan apa yang kita miliki.  Allah ciptakan kita sangat sempurna. so, bersyukur lah :)


#JBS @Joeker_Crazy